Rabu, 29 Februari 2012

Agus Muhamad Abdullah

Haiii,senang rasanya bisa menulis di blog pertama saya.Spell "a-b-d-u-l-l-a-h" itu adalah nama yang saya berikan untuk blog saya.

Saya Ayu Pratiwi Abdullah,orang-orang biasa memanggil saya ayu.Sebetulnya bapak dan mama saya memberikan saya nama hanya ayu pratiwi,sedangkan nama Abdullah di ambil dari nama bapak saya yaitu Agus Muhamad Abdullah.Entah kenapa saya suka menuliskan nama bapak di belakang nama saya.Di akun facebook,akun twitter,sampai CV pun saya tuliskan abdullah di belakang nama saya.Rasanya bangga,dan ingin menunjukan saya anaknya bapak looh,hehehe.Padahal abdullah bukanlah sebuah marga di keluarga besar saya.Saya pun bukan keluarga terpandang macam keluarga presiden yang di belakang nama anak-anaknya tertulis nama ayahnya.

Kecintaan saya untuk menyematkan nama bapak di belakang nama saya semata hanya karena rasa bangga.Bangga terhadap seorang bapak yang telah mendidik dan membesarkan saya sampai saat ini.Saya tidak bilang bapak itu lelaki hebat yang paling baik sedunia sebagai seorang ayah.Ah bualan gombal setiap orang yang berkata seperti itu.Karena pada kenyataannya manusia tidak ada yang sempurna,begitu juga bapak.Bapak juga pernah salah dalam bertindak pernah egois dalam berpendapat,pernah terlalu keras dalam mendidik tapi tetap bagi saya bapak adalah ayah yang berhasil.Berhasil mendidik 8 orang anaknya menjadi manusia yang mandiri.Dan saya sangat bangga menjadi salah satu di antara 8 orang tersebut.

Sederhana saja,saya yakin apapun yang beliau ajarkan kepada kami sama seperti orang tua lain mendidik putra putrinya.Tetapi cara bapak mendidiklah yang berbeda di mata saya dari pada orang lain.Bapak tidak pernah menceramahi kami dengan wejangan-wejangan panjang lebar.Bapak mengajarkan kami apa itu hidup dari kekurangan beliau dalam membesarkan kami.

Salah satu hal yang bapak ajarkan kepada saya adalah rasa bersyukur.Beliau tidak pernah memanjakan saya dan 7 orang saudara saya dengan barang-barang mahal,apalagi mewah.Karena kami hanya keluarga sederhana  yang tinggal di sebuah rumah imut di daerah jelambar.Pekerjaan bapak yang seorang buruh membuat kami harus merasakan rasanya "nerimo" apapun yang kami dapatkan.Bapak suka berkata "di syukuri aja,dan di nikmati" .Kebiasaan seperti itulah yang akhirnya tertanam hingga dewasa kini.Entah kenapa menurut saya,memiliki rasa syukur di kehidupan seperti saat ini adalah kekayaan yang tidak terkira.Kita bisa makan,bisa minum,bisa hidup,bisa bahagia,tanpa ada beban.Dan sekali lagi,saya bangga bapak mengajarkan itu kepada saya.Dan saya bangga menjadi anak bapak.Bangga pula menyematkan nama abdullah di belakang nama saya sendiri.

Karena itu ketika saya bingung memberikan nama untuk blog saya,yang terlintas adalah abdullah.Jadilah nama blog saya spell "a-b-d-u-l-l-a-h" .  :) 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar